Kembali Kata

Di sini ku kembali

Pada kata-kata yang pernah kukenali

Dan tanda koma yang ku sayangi

Adakah ia merindukanku dalam pelukan frasa dan paragraf

Entahlah!

 

Jakarta, 20/08/16

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

kapan kau kembali?

SUKARNO, kapan kau kembali?

teriakku tercekat pada malam tak berbintang

tak ada yang menjawab karena hanya gelap dan angin lembab yang bersamaku 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Mantera Kata

Persetan dengan gramatika dan diksi!

Persetan dengan komentator bodoh!

Persetan dengan jiwa yang ragu!

Persetan dengan pikiran yang terpenjara!

AKU RINDU KATA BERKATA

14 Mei 2013

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Tanyakan pada Pertamina

Ketika dunia ini panas

Ketika udara tercemar

Ketika laut beracun

Ketika kebisingan meraja

Tanyakan pada PERTAMINA, bukan pada rumput yang bergoyang

 

Mel’s

30 April 2013

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Ingin Kutikam ZIZEK

Ingin kutikam Zizek dengan kata-kata

Karena dia telah mencoba membuat potongan film di memoriku

Adakah yang lebih memahami daripada apa yang telah dia ucapkan di jendela hitam itu

 

Ingin kutikan Zizek

karena ia telah menjelma menjadi mimpi burukku

yang telah menenggelamkanku pada lamunan tak berujung

 

Ingin kutikan Zizek

Seperti hujan yang menikam matahari

Tidak bisakah kau biarkan aku tidur dalam kesuyian

 

Ingin kutikam dia

Agar kesunyian itu lengkap

Tapi Zizek telah lebih dahulu memaku kepalaku dengan lamunan-lamunan senja

 

Jakarta, 26 Nov 2012

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

BISIK

“Ia terjun bebas dan berdebam di kaki langit”

Seperti sebuah mimpi, kenyataan itu ada

Kemari kulihat ia duduk sambil menatap nanar

Entah apa yang dipikirkannya

Yang ku tahu ia baru saja keluar dari bioskop

Pastinya, aku tidak tahu apakah ia habis menonton film horor

Yang ku tahu ada bendera kuning di depan rumahnya

Apakah pernah terlintas dipikirannya bahwa jendela itu berbahaya?

Yang ia tahun adalah elegi kematian yang dibisikan lewat matematika

Pembunuh berdarah dingin yang mengalirkan kesadaran palsu di pikirannya

Kini ia tahu artinya mati

Jakarta, 26 Nov 2012

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Titik

Ingin kucari titik yang telah membawa penderitaan pada kata-kata

Titik yang telah memenjara kata pada cinta ragawi

Yang mensublim rasa dalam rangkaian angan kata-kata

 

Jakarta, 22/11/12

Mel’s

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar